Indeks Risiko Bencana
IRB dihasilkan dari suatu kajian risiko bencana. Pengkajian risiko bencana merupakan sebuah pendekatan untuk memperlihatkan potensi dampak negatif yang mungkin timbul dari suatu potensi bencana yang ada di suatu wilayah. Potensi tersebut dihitung dengan mempertimbangkan tingkat bahaya, kerentanan, d...
IRB dihasilkan dari suatu kajian risiko bencana. Pengkajian risiko bencana merupakan sebuah pendekatan untuk memperlihatkan potensi dampak negatif yang mungkin timbul dari suatu potensi bencana yang ada di suatu wilayah. Potensi tersebut dihitung dengan mempertimbangkan tingkat bahaya, kerentanan, dan kapasitas wilayah tersebut. Maka dari itu, terdapat 3 (tiga) komponen yang membentuk risiko, yaitu bahaya, kerentanan, dan kapasitas. Interaksi antara tiga komponen tersebut digunakan untuk memperoleh potensi risiko bencana suatu wilayah dengan memperhitungkan potensi jiwa terpapar, kerugian harta benda, dan kerusakan lingkungan.
| Tahun Data | KODE WILAYAH | KABUPATEN/KOTA | NILAI INDEKS RISIKO BENCANA |
|---|---|---|---|
| 2024 | 33.11 | SUKOHARJO | 64.18 |
| 2024 | 33.28 | TEGAL | 113.79 |
| 2024 | 33.23 | TEMANGGUNG | 105.76 |
| 2024 | 33.12 | WONOGIRI | 86.79 |
| 2024 | 33.07 | WONOSOBO | 67.98 |
Visualisasi Data
Pilih variabel dan pengaturan untuk membuat visualisasi data.