Jumlah Korban Hilang
1.05.33.001
Jumlah individu yang hilang dan tidak ditemukan setelah terjadi bencana.
Indeks Risiko Bencana
1.05.33.002
IRB dihasilkan dari suatu kajian risiko bencana. Pengkajian risiko bencana merupakan sebuah pendekatan untuk memperlihatkan potensi dampak negatif yang mungkin timbul dari suatu potensi bencana yang ada di suatu wilayah. Potensi tersebut dihitung dengan mempertimbangkan tingkat bahaya, kerentanan, dan kapasitas wilayah tersebut. Maka dari itu, terdapat 3 (tiga) komponen yang membentuk risiko, yaitu bahaya, kerentanan, dan kapasitas. Interaksi antara tiga komponen tersebut digunakan untuk memperoleh potensi risiko bencana suatu wilayah dengan memperhitungkan potensi jiwa terpapar, kerugian harta benda, dan kerusakan lingkungan.
Jumlah Korban Terluka akibat Bencana Hidrometeorologi
1.05.33.011
Jumlah individu yang mengalami luka-luka akibat bencana hidrometeorologi.
Jumlah Korban Terluka
1.05.33.010
Jumlah individu yang mengalami luka-luka akibat bencana.
Jumlah Korban Meninggal akibat Bencana Hidrometeorologi
1.05.33.009
Jumlah individu yang meninggal dunia akibat bencana hidrometeorologi, seperti banjir, badai, atau longsor.
Jumlah Korban Meninggal
1.05.33.008
Jumlah individu yang meninggal dunia akibat bencana.
Jumlah Korban Mengungsi akibat Bencana Hidrometeorologi
1.05.33.007
Jumlah individu yang terpaksa meninggalkan tempat tinggalnya untuk mencari tempat yang lebih aman akibat bencana hidrometeorologi.
Jumlah Korban Mengungsi
1.05.33.006
banyaknya korban menderita dan mengungsi akibat bencana dalam setiap 100.000 penduduk
Jumlah Korban Hilang akibat Bencana Hidrometeorologi
1.05.33.005
Jumlah individu yang hilang dan tidak ditemukan setelah terjadi bencana hidrometeorologi.