Jumlah Penumpang ASDP
2.15.27.022
Banyaknya Penumpanh yang terlayani oleh angkutan sungai danau dan penyeberangan
Jumlah Penumpang Transportasi Umum
2.15.27.008
Jumlah penumpang dibagi berdasarkan moda transportasi: kendaraan penumpang, kereta api, pesawat, dan kapal.
Jumlah Pelabuhan Penyeberangan
2.15.27.020
banyaknya tempat kegiatan pemerintahan dan kegiatan ekonomi yang dipergunakan sebagai tempat kapal bersandar, berlabuh, naik turun penumpang dan/atau bongkar muat barang yang dilengkapi dengan fasilitas keselamatan pelayaran dan kegiatan penunjang pelabuhan serta sebagai tempat perpindahan intra dan antarmoda transportasi yang berfungsi sebagai jembatan yang menghubungkan jaringan jalan atau jaringan jalur kereta api yang dipisahkan oleh perairan untuk mengangkut penumpang dan kendaraan beserta muatannya.
Jumlah Panjang Jalur Kereta Api yang Dibangun
2.15.27.007
Total panjang jalur rel kereta api yang telah dibangun.
Jumlah Penumpang Kereta Api
2.15.27.011
Banyaknya penumpang yang terlayani moda transpotasi kereta api
Jumlah Kunjungan Kapal berdasarkan Pelabuhan
2.15.27.039
Banyaknya Kunjungan Kapal berdasarkan tempat kegiatan pemerintahan dan kegiatan ekonomi yang dipergunakan sebagai tempat kapal bersandar, berlabuh, naik turun penumpang dan/atau bongkar muat barang
Jumlah Kota Selain Kota Metropolitan yang Menerapkan Sistem Angkutan Umum Massal yang Dibangun dan Dikembangkan
2.15.27.030
Banyaknya Kota Selain Kota Metropolitan yang membangun dan mengembangkan sistem angkutan umum massal
Jumlah Panjang Jalur Kereta Api
2.15.27.006
Jumlah panjang jalur kereta api (termasuk jalur ganda): jalur yang terdiri atas rangkaian petak jalan rel yang meliputi ruang manfaat jalur kereta api, ruang milik jalur kereta api, dan ruang pengawasan jalur kereta api, termasuk bagian atas dan bawahnya yang diperuntukkan bagi lalu lintas kereta api.
Jumlah Kota Metropolitan yang Membangun atau Mengembangkan Angkutan Massal Berbasis Rel
2.15.27.029
Jumlah Kota Metropolitan dengan Sistem Angkutan Umum Massal berbasis Rel yang Dibangun dan Dikembangkan
Jumlah Kota Metropolitan yang Membangun atau Mengembangkan Angkutan Massal Berbasis Jalan
2.15.27.028
Jumlah Kota Metropolitan dengan Sistem Angkutan Umum Massal berbasis jalan yang Dibangun dan Dikembangkan
Jumlah Kota Metropolitan dengan Sistem Angkutan Umum Massal yang Dibangun dan Dikembangkan
2.15.27.027
Banyaknya Kota Metropolitan yang membangun dan mengembangkan sistem angkutan umum massal
Jumlah Kendaraan Masuk Terminal Tipe B di Provinsi Jawa Tengah
2.15.27.034
Jumlah Kendaraan Masuk pangkalan tipe B kendaraan bermotor umum yang digunakan untuk mengatur kedatangan dan keberangkatan, menaikkan dan menurunkan orang, serta perpindahan moda angkutan di Provinsi Jawa Tengah
Jumlah GRT (GT) berdasarkan Pelabuhan
2.15.27.040
volume total seluruh ruangan tertutup di dalam kapal
Jumlah Barang yang Diangkut Moda Transportasi Umum
2.15.27.005
Jumlah barang yang diangkut dibagi berdasarkan moda transportasi: kereta api, pesawat, dan kapal.
Jumlah Barang terangkut
2.15.27.012
banyaknya barang yang diantar dari atau ke stasiun dengan menggunakan jasa kereta api dan pengguna jasa tersebut memiliki tanda bukti perjanjian pengangkutan barang berupa surat angkutan barang
Jumlah Bandar Udara yang Dioperasikan
2.15.27.053
Jumlah bandara yang aktif beroperasi dan melayani penerbangan komersial maupun non-komersial dalam periode tertentu
Jumlah Bus menurut jenisnya (Ekonomi dan Non Ekonomi)
2.15.27.052
Banyaknya angkutan penumpang dengan kapasitas besar dalam trayek menurut tarif yang dilayani
Dweeling Time Pelabuhan TPKS Impor Pelabuhan Tanjung Emas
2.15.27.024
Waktu yang dihitung mulai dari peti kemas masuk ke area terminal hingga dimuat ke atas kapal pada Terminal Peti Kemas Semarang (TPKS) Impor Pelabuhan Tanjung Emas
Dweeling Time Pelabuhan TPKS Ekspor Pelabuhan Tanjung Emas
2.15.27.023
Waktu yang dihitung mulai dari peti kemas masuk ke area terminal hingga dimuat ke atas kapal pada Terminal Peti Kemas Semarang (TPKS) Ekspor Pelabuhan Tanjung Emas
Progres Revitalisasi Jalur Kereta Api Non Aktif di Provinsi Jawa Tengah
2.15.27.015
Jalur kereta api adalah jalur yang terdiri atas rangkaian petak jalan rei yang meliputi ruang manfaat jalur kereta api, ruang milik jalur kereta api, dan ruang pengawasan jalur kereta api, termasuk bagian atas dan bawahnya yang diperuntukan bagi lalu lintas kereta api
Perlintasan Rel Kereta Api di Provinsi Jawa Tengah
2.15.27.016
Banyaknya perpotongan antara jalan dengan jalur kereta api di Jawa Tengah
Penerbitan Surat Persetujuan Ijin Operasi (SPIO) Untuk Angkutan Sewa Khusus/Daring (Online)
2.15.27.050
dokumen legalitas operasional wajib bagi pemilik armada atau badan hukum yang menyelenggarakan Angkutan Sewa Khusus (ASK) / taksi daring
Panjang Jalur Kereta api yang Aktif/Beroperasi
2.15.27.009
Panjang jalur yang terdiri atas rangkaian petak jalan rel yang meliputi ruang manfaat jalur kereta api, ruang milik jalur kereta api, dan ruang pengawasan jalur kereta api, termasuk bagian atas dan bawahnya yang diperuntukkan bagi lalu lintas kereta api yang Aktif/Beroperasi.
Panjang Jalur Kereta Api yang Aktif/Beroperasi dan Tidak Aktif/Tidak Beroperasi
2.15.27.010
Panjang jalur yang terdiri atas rangkaian petak jalan rel yang meliputi ruang manfaat jalur kereta api, ruang milik jalur kereta api, dan ruang pengawasan jalur kereta api, termasuk bagian atas dan bawahnya yang diperuntukkan bagi lalu lintas kereta api yang Aktif/Beroperasi yang Aktif/Beroperasi dan Tidak Aktif/Tidak Beroperasi.
Kejadian Kecelakaan Lalu Lintas Di Provinsi Jawa Tengah
2.15.27.041
Banyaknya kejadian yang dialami moda transportasi yang dapat membahayakan dan/atau mengancam keselamatan manusia di Provinsi Jawa Tengah.
Jumlah penumpang Domestik dan Internasional berdasarkan Bandara
2.15.27.018
banyaknya orang selain pengemudi dan awak yang diangkut dengan moda transportasi berasal dari penerbangan Domestik dan Internasional berdasarkan Bandara
Jumlah barang Domestik dan Internasional berdasarkan Bandara
2.15.27.019
banyaknya barang yang diangkut pada penerbangan Domestik dan Internasional berdasarkan Bandara
Persentase Perpindahan Kendaraan Pribadi Ke Trans Jateng
2.15.27.048
Prosentase perubahan dalam penggunaan transportasi dari kendaraan pribadi ke angkutan Trans Jateng
Perkembangan Jumlah Penumpang Moda Transportasi Umum di Perkotaan yang Dilayani Trans Jateng
2.15.27.047
Perkembangan banyaknya penumpang moda transportasi umum di perkotaan yang dilayani Bus Rapid Transit (BRT) terpadu yang dioperasikan dibawah Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Tengah
Pelaksanaan Ramp Check di Terminal Tipe B Jawa Tengah
2.15.27.046
Banyaknya kegiatan pemeriksaan menyeluruh terhadap kendaraan untuk memastikan kelayakannya dalam beroperasi
Kendaraan Bermotor Wajib Uji (KBWU)
2.15.27.045
Banyaknya data kendaraan bermotor wajib uji di Jawa Tengah per Kabupaten / Kota
Jumlah Penumpang (Orang) Pada Masa Angkutan Lebaran dan Nataru Di Provinsi Jawa Tengah
2.15.27.049
Banyaknya orang yang berada di Kendaraan selain Pengemudi dan awak Kendaraan pada masa Angkutan Lebaran dan Nataru Di Provinsi Jawa Tengah
Jumlah Ijin Trayek Antar Kota Dalam Provinsi
2.15.27.035
Banyaknya ijin rute atau lintasan yang menjadi satu kesatuan pelayanan angkutan penumpang dan/atau barang
Jumlah Bus yang Mendukung Operasional Angkutan Massal Berbasis Jalan di Kawasan Perkotaan
2.15.27.026
Banyaknya Kendaraan yang digerakkan oleh peralatan mekanik berupa mesin yang Mendukung Operasional Angkutan Massal Berbasis Jalan di Kawasan Perkotaan
Jumlah Angkutan Wisata
2.15.27.036
banyaknya angkutan penumpang yang tidak bertrayek yang digunakan untuk keperluan pariwisata
Fasilitasi Perlengkapan Jalan Terpasang dan Fasilitas Keselamatan Jalan Terpasang di Perlintasan Sebidang KA di Provinsi Jawa Tengah
2.15.27.042
Banyaknya perlengkapan keselamatan jalan terpasang di perlintasan sebidang KA dengan jalan Provinsi di Jawa Tengah
Capaian Penurunan Emisi Gas Rumah Kaca Sektor Transportasi
2.15.27.025
Upaya pengurangan pelepasan gas-gas polutan ke atmosfer khususnya karbon dioksida yang dihasilkan dari sektor transportasi di wilayah aglomerasi Jawa Tengah. Upaya ini dicapai melalui peralihan pengguna kendaraan pribadi ke transportasi umum (BRT Trans Jateng) yang lebih efisien.