Indonesia Blue Economy Index (IBEI) Pilar Lingkungan
5.01.10.005
Sebuah skor komposit yang menghitung kontribusi multidimensional sektor kelautan terhadap pembangunan berkelanjutan dengan mengukur kualitas ekosistem pesisir dan laut, upaya mitigasi dampak lingkungan, serta pemanfaatan energi terbarukan di Jawa Tengah yang diterbitkan oleh Bappenas
Indonesia Blue Economy Index (IBEI) Pilar Sosial
5.01.10.006
Sebuah skor komposit yang menghitung kontribusi multidimensional sektor kelautan terhadap pembangunan berkelanjutan yang berfokus pada dimesi inklusivitas dengan mengukur sejauh mana sektor kelautan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang tercermin dalam subpilar kesejahteraan, akses kesehatan, dan pendidikan di Jawa Tengah yang diterbitkan oleh Bappenas
Perkembangan Jumlah Penumpang Moda Transportasi Umum di Perkotaan yang Dilayani Trans Jateng
2.15.27.047
Perkembangan banyaknya penumpang moda transportasi umum di perkotaan yang dilayani Bus Rapid Transit (BRT) terpadu yang dioperasikan dibawah Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Tengah
Jumlah Penumpang (Orang) Pada Masa Angkutan Lebaran dan Nataru Di Provinsi Jawa Tengah
2.15.27.049
Banyaknya orang yang berada di Kendaraan selain Pengemudi dan awak Kendaraan pada masa Angkutan Lebaran dan Nataru Di Provinsi Jawa Tengah
Jumlah Bandar Udara yang Dioperasikan
2.15.27.053
Jumlah bandara yang aktif beroperasi dan melayani penerbangan komersial maupun non-komersial dalam periode tertentu
Jumlah Korban Hilang
1.05.33.001
Jumlah individu yang hilang dan tidak ditemukan setelah terjadi bencana.
Indeks Risiko Bencana
1.05.33.002
IRB dihasilkan dari suatu kajian risiko bencana. Pengkajian risiko bencana merupakan sebuah pendekatan untuk memperlihatkan potensi dampak negatif yang mungkin timbul dari suatu potensi bencana yang ada di suatu wilayah. Potensi tersebut dihitung dengan mempertimbangkan tingkat bahaya, kerentanan, dan kapasitas wilayah tersebut. Maka dari itu, terdapat 3 (tiga) komponen yang membentuk risiko, yaitu bahaya, kerentanan, dan kapasitas. Interaksi antara tiga komponen tersebut digunakan untuk memperoleh potensi risiko bencana suatu wilayah dengan memperhitungkan potensi jiwa terpapar, kerugian harta benda, dan kerusakan lingkungan.
Tingkat Kepatuhan dan Pelaporan LHKPN Pemerintah Provinsi Jawa Tengah
6.01.03.002
Tingkat Kepatuhan atas pelaporan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) adalah persentase dari seluruh penyelenggara negara yang wajib melaporkan harta kekayaannya berdasarkan Undang-Undang Nomor 28 Tahun 1999 sesuai dengan ketentuan yang berlaku
Tingkat Maturitas SPIP
6.01.03.003
Tingkat maturitas penyelenggaraan SPIP adalah tingkat kematangan SPIP dalam mencapai tujuan pengendalian intern sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 60 Tahun 2008 tentang Sistem Pengendalian Intern Pemerintah
Tingkat Kapabilitas Aparat Pengawasan Intern Pemerintah
6.01.03.004
Kemampuan untuk melaksanakan tugas-tugas pengawasan yang terdiri dari tiga unsur yang saling terkait yaitu kapasitas, kewenangan, dan kompetensi SDM agar dapat mewujudkan peran APIP secara efektif.